BBPP Ketindan Gelar Bimtek Bagi Penyuluh Pertanian di Grobogan

BBPP Ketindan Gelar Bimtek Bagi Penyuluh Pertanian di Grobogan

Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Penyuluh dan Petugas Pengawalan dan Pendampingan Kegiatan APBN-P 2017 Komoditi Perkebunan dan Tanaman Pangan. Kegiatan Bimtek dilangsungkan di Hotel Grand Master Purwodadi selama tiga hari, dari 15-17 November 2017.
BBPP Ketindan yang kantornya ada di Malang, Jawa Timur ini merupakan salah satu dari tujuh BBPP di Indonesia yang berada di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian RI.
Bimtek diikuti 77 penyuluh pertanian dari beberapa daerah. Yakni, Kabupaten Grobogan, Kebumen, Cilacap, dan Gunung Kidul.
Bimtek tersebut dibuka langsung oleh, Kepala BBPP Ketindan drh. Djajadi Gunawan, MPH.
Dalam sambutannya, Djajadi Gunawan mengungkapkan, Kementerian Pertanian mendapat alokasi dana dari APBN Perubahan 2017 untuk pengembangan dan peningkatan produksi komoditas pertanian melalui pengadaan benih dan bibit tanaman pangan berupa kedelai, hortikultura dan perkebunan serta alat pasca panen dan pengolahannya.
Ia mengatakan, khusus untuk komoditi kedelai ditargetkan akan mencapai swasembada pada 2020 mendatang. Namun pemerintah mendorong agar usaha-usaha pencapaian target tersebut sudah harus dimulai dari sekarang dengan mengintensifkan penanamannya. “Karena itulah BBPP diberi mandat untuk mengawal target tersebut dengan memberikan pendampingan kepada tenaga penyuluh pertanian, mahasiswa, petugas teknis dan fungsional, di antaranya melalui bimbingan teknis seperti ini,” ungkapnya.

Dalam Bimtek tersebut, sejumlah materi akan diberikan kepada peserta seperti kebijakan program peningkatan produksi tanaman pangan kedelai, tanaman perkebunan dan hortikultura. Disajikan pula materi tentang bagaimana mengidentifikasi potensi dan masalah komoditas tanaman pangan dan hortikultura berikut pemecahannya.
Tujuan dari pelatihan ini yaitu Menyamakan persepsi dan kordinasi antar penyuluh pertanian dalam rangka pengawalan dan pendampingan penerima bantuan benih tahun 2017,serta Menyusun rencana kerja dalam rangka pengawalan dan pendampingan penerima bantuan benih tahun 2017.
Fasilitator bimtek ini berasal dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan dan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan.
Menurut salah satu fasilitator, Kepala Dinas pertanian Ir.Edhie Sudaryanto, MM tentang kebijakan pengembangan kedelai bahwa, “program pengembangan kedelai tanpa didukung infrastruktur perbenihan yang kuat tidak akan berhasil dengan baik”,Ujarnya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *