SUKSESKAN PROGRAM SWASEMBADA KEDELAI, LMDH RIMBA JAYA TANAM KEDELAI PERDANA

SUKSESKAN PROGRAM SWASEMBADA KEDELAI, LMDH RIMBA JAYA TANAM KEDELAI PERDANA

Dalam rangka mendukung swasembada kedelai nasional dan program 100.000 hektar Tanam Kedelai Tahun 2018 di Kabupaten Grobogan, petani yang tergabung dalam Kelompok LMDH Rimba Jaya mulai melakukan tanam kedelai hari ini Rabu (31/1) di desa Bologarang Kecamatan Penawangan.
Kegiatan tanam kedelai ini dihadiri oleh Ketua Tim Teknis Tanam Kedelai 2018 Kecamatan Penawangan Imam Sudigdo, PLT. Kepala UPT Dinas Pertanian Kecamatan Baca Selengkapnya

GERAKAN PENGENDALIAN PENGGEREK BATANG DI DESA KEDUNGWUNGU KEC TEGOWANU

GERAKAN PENGENDALIAN OPT PADI DI DESA KEDUNGWUNGU KEC.TEGOWANU

Komoditi tanaman pangan terutama padi yang merupakan makanan pokok yang penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Dalam kegiatan usahatani, organisme pengganggu tanaman (OPT) menjadi salah satu faktor pembatas potensi hasil yang diharapkan.
Penggerek batang merupakan salah satu hama utama tanaman padi yang menyerang tanaman mulai fase vegetatif hingga fase generatif. Penggerek batang padi yang menyerang pada masa /stadium vegetatif menyebabkan Baca Selengkapnya

PANEN RAYA BERSAMA MENTRI PERTANIAN DI KABUPATEN GROBOGAN

PANEN RAYA BERSAMA MENTRI PERTANIAN DI DESA MENDURAN KEC.BRATI

PANEN PADI BERSAMA MENTERI PERTANIAN DI KABUPATEN GROBOGAN

Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka Panen Padi di Desa Menduran Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan, Selasa (23/1). Hadir pada acara tersebut Bupati Grobogan beserta jajarannya, Aster Kasad (Mayjen TNI Supartodi), Ketua KPPU (Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Pusat), Dirjen Tanaman Pangan Kementan (Sumardjo Gatot Irianto), Baca Selengkapnya

TEMBAKAU GROBOGAN MENUNJUKAN KUALITASNYA,POKTAN SARIRO UTOMO  JUARA I TINGKAT JAWA TENGAH

TEMBAKAU GROBOGAN MENUNJUKAN KUALITASNYA,POKTAN SARIRO UTOMO  JUARA I TINGKAT JAWA TENGAH

Prestasi kembali diraih oleh Kelompok Tani di Kabupaten Grobogan,kali ini giliran Kelompok Tani Sariro Utomo I Desa Kenteng Kecamatan toroh Kabupaten Grobogan.Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah memberikan penghargaan pelaku pembangunan perkebunan tingkat Provinsi Jawa Tengah pada lomba kategori Kelompok Tani komoditas Tembakau untuk Kelompok Sariro Utomo I Desa Kenteng Kecamatan Toroh.Pada kesempatan Baca Selengkapnya

PANEN RAYA PADI RATUSAN HEKTAR DI DESA NGELUK KECAMATAN PENAWANGAN KABUPATEN GROBOGAN

PANEN RAYA PADI RATUSAN HEKTAR DI DESA NGELUK KECAMATAN PENAWANGAN KABUPATEN GROBOGAN

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BALITBANG) Kementrian Pertanian Republik Indonesia Dr.Ir.Muhammad Syakir, M.S., melakukan kunjungan kerja dalam rangka panen padi di Jawa Tengah. Panen raya padi seluas lebih 250 ha dilakukan di Desa Ngeluk Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan hari ini (11/01/2018).
Pada acara tersebut dihadiri juga oleh Kepala Balai Besar Tanaman Padi Dr.Ir.Moh. Ismail Wahab, M.Si., Baca Selengkapnya

BUPATI GROBOGAN SERAHKAN PENGANUGERAHAN RUMAH KEDELAI AWARD 

(ki-ka : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo,Ditjen Tanaman Pangan Sumarjdo Gatot Irianto,Bupati Grobogan Sri Sumarni,Adi BMF selaku wakil dari Tjandra Mukti (Alm),Ketua KTNA JAteng Agus Eko Cahyono selaku wakil dari Munif Ghulamahdi,dan Titis Adisarwanto)

Pemerintah Kabupaten Grobogan menganugerahkan penghargaan “ RUMAH KEDELAI AWARD ” Kepada Ganjar Pranowo, SH, M.IP, DR .Ir. Sumardjo Gatot Irianto, MS, DDA, Drs. Tjandra Mukti (Alm), Prof. Dr. Ir. Munif Ghulamahdi, MS , Prof. Dr. Atis Adisarwanto dan Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP. Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Grobogan Hj.Sri Sumarni, SH, MM dalam acara Pembukaan Expo Grobogan Ekonomi Kreatif 2017 di Aun-alun Purwodadi Grobogan ( 30/12/2017). Bupati Grobogan mengatakan penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan Kepada Perorangan, Pejabat atau Petani, Peneliti, Tokoh Masyarakat dan Pelaku Usaha atas jasa-jasanya _mengembangkan kedelai lokal_ di Indonesia. “ Saya atas nama Pemkab Grobogan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Penerima Rumah Kedelai Award atas jasa-jasanya. Saya berharap Kedelai Lokal bisa bersaing hingga pasar internasional” pungkas Bupati. Berikut ini adalah  Profil singkat Penerima Penghargaan “ RUMAH KEDELAI AWARD “, yaitu = 1.Ganjar Pranowo, Gubernur yang konsisten mendukung pengembangan kedelai lokal dan aktif mempromosikannya agar bias bersaing menghadapi dominasi kedelai impor di Indonesia. 2.Sumardjo Gatot Irianto, Direktur Jenderal Tanaman Pangan yang mencetuskan ide branding kedelai lokal dan pengelolaan tata niaga kedelai hulu-hilir untuk mewujudkan swasembada kedelai di Indonesia. 3.Tjandra Mukti (Alm), tokoh yang menjadi inisiator ditemukannya Kedelai Varietas Grobogan melalui seleksi populasi yang akhirnya ditetapkan menjadi kedelai unggul nasional tahun 2008. 4.Titis Adisarwanto, peneliti kedelai tropika yang melakukan pemuliaan kedelai lokal menjadi  kedelai unggul nasional dengan nama Kedelai Varietas Grobogan. 5.Munif Ghulamahdi, Guru Besar Institut Pertanian Bogor penemu teknologi kedelai jenih air untuk mendukung swasembada kedelai nasional. 6.Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian yang meningkatkan produksi padi, jagung dan berhasil mengelola importasinya serta menggagas pencapaian target swasembada kedelai di tahun 2018 melalui Upsus Pajale. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan,  Ir. Edhie Sudaryanto, MM., dalam kesempatan lain menjelaskan bahwa Penganugerahan Rumah Kedelai Award ini diharapkan dapat mempercepat proses edukasi publik dan mendorong kecintaan masyarakat terdadap kedelai lokal di Indonesia. Edhie menambahkan,  Penganugerahan Rumah Kedelai Award oleh Pemerintah Kabupaten Grobogan ini memiliki beberapa tujuan penting dalam membranding kedelai lokal. Tujuan pertama, mempercepat tercapainya tujuan edukasi publi terhadap kedelai lokal. Kedua, mendorong kecintaan masyarakat untuk mengkonsumsi kedelai lokal. Ketiga, mendorong terwujudnya kemandirian pangan nasional dan rasa cinta Tanah Air. Tujuan yang terakhir yaitu untuk mendorong terbentuknya Rumah Kedelai di Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia (bonie).

TEMPE TERBESAR KEDELAI LOKAL DARI GROBOGAN PECAHKAN REKOR DUNIA

TEMPE TERBESAR KEDELAI LOKAL DARI GROBOGAN PECAHKAN REKOR DUNIA Pemerintah Kabupaten Grobogan menerima Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai Pemrakarsa pembuatan Tempe Terbesar. Tempe berukuran 7meter x 10 meter dengan ketebalan 4 cm menggunakan bahan baku Kedelai Lokal berhasil memecahkan Rekor Dunia. Pengakuan resmi tertulis itu diserahkan oleh Eksekutif Manajer Muda MURI, Sri Widayati kepada Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH, MM Pada Pembukaan Expo Grobogan Ekonomi Kreatif  2017 di Alun-alun Purwodadi Grobogan, Kamis (30/11/2017).Penyerahan sertifikat MURI juga disaksikan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, SH, M.IP, Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI Dr. Ir Sumardjo Gatot Irianto, MS, DDA, Kadinas Pertanian Kabupaten Grobogan Ir. Edhie Sudaryanto, MM dan Tamu Undangan lainnya. Eksekutif Manajer Muda MURI Sri Widayati Mengatakan, Tempe berukuran fantastis ini tak hanya menyandang predikat Rekor Nasional melainkan menembus Rekor Dunia. “Tempe kedelai raksasa di Grobogan ini mengalahkan rekor jenis serupa yang dibuat Pemkab Malang berukuran 6 meter x 9 meter,” katanya. Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan pembuatan tempe terbesar ini bertujuan mempromosikan kedelai lokal yang dibudidayakan petani Grobogan. Dengan adanya tempe terbesar ini dia berharap varietas kedelai Grobogan bisa bersaing hingga pasar internasional. Langkah ini untuk membuktikan bahwa kualitas varietas kedelai petani Grobogan memang jempolan. Dengan kata lain kedelai Grobogan non GMO yang sehat dikonsumsi. Untuk lahan kedelai kami siap bekerjasama dengan Perhutani dari lahan seluas 20.000 hektar menjadi 100.000 hektar,” kata Bupati. Kadistan Edhie Sudaryanto Mengatakan Tempe raksasa ini jika dipotong akan menjadi 21.000 potong tempe kemasan normal ukuran 6 sampai 10 cm. Tempe raksasa dibuat dalam kurun waktu 4 hari membutuhkan bahan baku kedelai lokal sebanyak 2 ton dan saat jadi tempe bisa seberat 3,6 ton. Pengerjaan dilakukan oleh 75 orang Perajin tempe, PPS (Penyuluh Pertanian Swadya), dan Pegawai Dinas Pertanian. Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan Pemerintah berkomitmen melindungi petani lokal melalui sejumlah kebijakan yang dilakukan. Selain itu ia juga meminta sejumlah pihak untuk lebih kreatif mengelola komoditas kedelai. Sehingga yang dijual bukan hanya bahan baku kedelai mentah melainkan juga berbagai olahannya dengan kemasan yang lebih menarik untuk nilai jual yang lebih tinggi. “Kita akan terus memberdayakan petani lokal dan berupaya meningkatkan kesejahteraannya,” ucap   Gubernur. Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Sumardjo Gatot Irianto berharap dengan adanya prestasi dari Muri ini petani mulai merubah mindset penjualan kedelai. Gatot menekankan, pengembangan produk kedelai tidak bertumpu hanya nilai jual komoditas itu sendiri tapi brand dari produk olahannya. “Yang kita mau kedelai ini jadi produk olehan yang punya brand, bukan (hanya) komoditas, bagi saya branding jauh lebih strategis, karena mengangkat harkat pendapatan petani, begitu harganya baik itu flow produksi akan mengalir,”  pungkas Gatot. (Bonie)

Petani di Plosorejo Manfaatkan Air Embung untuk Bikin Persemaian Padi

Petani di Plosorejo Manfaatkan Air Embung untuk Bikin Persemaian Padi

Keberadaan embung pertanian makin dirasakan manfaatnya oleh petani. Terutama, ketika curah hujan belum begitu tinggi, sementara para petani sudah harus mulai mempersiapkan musim tanam I.

Kondisi seperti itu, salah satunya dirasakan petani di Dusun Jetak, Desa Plosorejo, Kecamatan Tawangharjo. Saat curah hujan masih minim, petani setempat bisa memanfaatkan air embung untuk membuat persemaian padi.

“Waktu bikin persemaian, Baca Selengkapnya

BBPP Ketindan Gelar Bimtek Bagi Penyuluh Pertanian di Grobogan

BBPP Ketindan Gelar Bimtek Bagi Penyuluh Pertanian di Grobogan

Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Penyuluh dan Petugas Pengawalan dan Pendampingan Kegiatan APBN-P 2017 Komoditi Perkebunan dan Tanaman Pangan. Kegiatan Bimtek dilangsungkan di Hotel Grand Master Purwodadi selama tiga hari, dari 15-17 November 2017.
BBPP Ketindan yang kantornya ada di Malang, Jawa Timur ini merupakan salah satu dari tujuh BBPP di Indonesia yang berada di bawah Baca Selengkapnya

Petani Desa Pengkol Belajar Pertanian Organik Melalui Sekolah Lapang

Petani Desa Pengkol Belajar Pertanian Organik Melalui Sekolah Lapang

Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan menyelenggarakan sekolah lapang pengembangan pertanian organik buat petani di Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan, Kamis (16/11/2017). Petani yang mengikuti kegiatan tersebut berada di lingkup Gapoktan Sido Mukti Desa Pengkol. Kegiatan sekolah lapang dibuka Kasi Pupuk, Pestisida dan Alsintan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Margono.

“Sekolah lapang ini sangat bermanfaat Baca Selengkapnya