Dinas Pertanian Grobogan Gelar Pasar Tani Tiap Hari Jumat

Dinas Pertanian Grobogan Gelar Pasar Tani Tiap Hari Jumat

Sebuah tenda yang dibawahnya terdapat lapak berisi aneka hasil pertanian terlihat di depan pintu gerbang kantor Dinas Pertanian Grobogan tiap hari Jumat. Selain sayur mayur, ada beragam produk hortikultura dan tempe higienis yang disediakan dalam lapak.
“Ini adalah Pasar Tani. Semua barang yang ada disini bisa dibeli masyarakat,” ungkap Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Grobogan Imam Sudigdo.
Menurut Imam, Pasar Tani digelar tiap hari jumat, dari pagi hingga sekitar pukul 11.00 WIB. Penyelenggaraan Pasar Tani dimulai bulan April lalu. Semua barang yang dijual merupakan produk dari petani dari berbagai kecamatan. Pengelolaannya ditangani Koperasi Dinas Pertanian.
Imam menjelaskan, program Pasar Tani diluncurkan dengan beberapa tujuan. Antara lain, untuk mengenalkan potensi pertanian lokal yang dihasilkan para petani. Khususnya, komoditas hortikultura.


Selain itu, Pasar Tani juga bertujuan untuk mempertemukan petani dengan konsumen langsung agar mendapatkan harga lebih murah karena rantai tataniaganya tidak panjang. Selama ini, panjangnya rantai tataniaga atau jalur distribusi berakibat pada tingginya marjin atau selisih harga antara harga beli di petani dengan harga jual produk ke konsumen.
Pada Pasar Tani tersebut, harga yang dijual lebih tinggi dari harga beli dilevel petani tetapi lebih rendah dari harga dipasaran. Dengan demikian, petani bisa mendapatkan tambahan penghasilan dan konsumen bisa menekan pengeluaran.
Sebagai gambaran, Imam menerangkan, untuk komoditas sayuran gambas harga beli di petani saat ini berkisar Rp 650 per biji. Sedangkan harga gambas dipasaran umum bisa sampai Rp 1.500 per biji. Kalau di Pasar Tani, harga gambas dijual Rp 900-1.000 per biji.
“Hal ini jelas menguntungkan konsumen karena dapat lebih murah. Disisi lain, petani juga lebih untung karena menjual lebih tinggi dibanding menjual ke pengepul. Untuk komoditas lainnya juga diberlakukan seperti itu,” terangnya.

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.