Dinpertan Provinsi Sumut Mempelajari Sistem TSS Bawang Merah Di Penawangan

PURWODADI – Keberhasilan petani Grobogan dalam mengembangkan bawang merah melalui sistem true seed shallot (TSS) atau tanam biji makin mendapat pengakuan dari banyak pihak. Indikasinya, bisa dilihat dengan kedatangan pegawai dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang melangsungkan kunjungan ke Grobogan untuk belajar masalah TSS, Rabu (9/8/2017).
Rombongan sebanyak empat orang di selanjutnya diajak ke lokasi budidaya bawang merah TSS di lahan Kelompok Tani Niaga Tani di Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan. Pegawai dari Sumut ini mendapat penjelasan seputar TSS dari Ketua Kelompok Tani Niaga Tani Tri Joko Purnomo yang juga menjabat Kades Penawangan. Petugas Penyuluh Lapangan Dinas Pertanian UPTD Penawangan Bambang Sunarto ikut pula mendampingi tamu dari Sumut tersebut.
Menurut Bambang, selama di Penawangan, rombongan dari Sumut mendapat banyak penjelasan masalah TSS. Mulai dari persiapan lahan, pembuatan benih, pindah tanam, perawatan, penanggulangan penyakit hingga perlakuan panen dan pasca panen.


“Tamu dari Sumut ini sebenarnya sudah dapat informasi mengenai keberhasilan TSS di Grobogan khususnya di Penawangan. Tapi, baru kali ini mereka punya kesempatan untuk berkunjung dan belajar,” katanya.
Kades Penawangan Tri Joko Purnomo mengaku cukup senang dengan adanya kunjungan dari pegawai Dinas Pertanian TPH Sumut tersebut. Menurut Joko, penamanan bawang merah dengan TSS sebenarnya tidak terlalu sulit. Hanya saja, butuh kesabaran dan ketekunan untuk bisa sukses menanam bawang merah dengan TSS.
“Sejauh ini, sudah banyak petani bawang merah yang mengembangkan TSS di beberapa kecamatan. Yakni, Kecamatan Klambu, Tanggungharjo, dan Penawangan,” katanya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *