Harga Naik, Panen Petani Tembakau Karangrayung Diuntungkan

Karangrayung, Minggu 20 Agustus 2017 petani di beberapa Desa Kecamatan Karangrayung panen tembakau. Tahun ini, petani tembakau Kabupaten Grobogan optimistis hasilnya lebih dari tahun kemarin. “Cuaca tahun ini membaik dibanding cuaca pada 2015 dan 2016 yang kemarau basah. Kami optimistis hasil panen lebih baik, sekitar 80 % dibanding tahun kemarin yang hanya 40 %,” ujar Jono salah satu petani tembakau yang ditemui.

Beberapa petani yang ditemui menyatakan, harga jual tembakau saat ini dirasa cukup bagus. Di mana, pada petik kepelan atau daun pertama laku sekitar Rp 20 ribu per kilogram. Harga ini untuk kondisi tembakau yang sudah dirajang dan dijemur kering.

“Dibandingkan tahun lalu, ada kenaikan harga. Tahun kemarin, harga kepelan hanya Rp 9 ribu per kilonya,” kata Kasmin, petani tembakau di Desa Mangin, Kecamatan Karangrayung.

Menurut petani, bagusnya harga tembakau salah satunya disebabkan kondisi cuaca cukup mendukung. Curah hujan sejak awal tanam hingga menjelang panen tidak begitu tinggi. Kondisi cuaca seperti ini sangat berpengaruh dengan pertumbuhan tanaman dan harga jualnya.

“Cuaca memang sangat mendukung. Menjelang panen tidak begitu banyak hujan sehingga daun tembakau tidak rusak kena air,” jelasnya.

Kepala Desa Mangin Budiono menyatakan, harga petik kedua dan ketiga diperkirakan bisa sampai Rp 40 ribu. Hal ini mengacu pada harga kepelan yang sudah menembus angka Rp 20 ribu. Untuk diketahui, daun petik awal tersebut adalah kualitas paling rendah dari pohon tembakau.

Bagusnya harga tembakau di sisi lain juga disebabkan berkurangnya jumlah penanam. Pada tahun ini, areal tembakau di desanya hanya berkisar 50 hektar. Tahun-tahun sebelumnya, areal tanam tembakau bisa sampai 3 kali lipatnya.

“Beberapa tahun lalu, harga tembakau anjlok. Oleh sebab itu, orang yang menanam tembakau berkurang tahun ini. Ternyata, kali ini harganya malah bagus,” ujar Budiono yang mengaku juga memiliki lahan tembakau itu.(Bonie)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.