PELATIHAN PETUGAS SURVEY UBINAN TANAMAN PANGAN 2018

PELATIHAN PETUGAS SURVEY UBINAN TANAMAN PANGAN 2018

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mempunyai peranan cukup penting dalam perekonomian Indonesia. Salah satu subsektor pertanian yang mempunyai peranan yang sangat strategis adalah subsektor tanaman pangan, yang meliputi tanaman padi dan palawija. Peranan penting subsektor tanaman pangan adalah dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Mengingat pentingnya peran subsektor tanaman pangan, dibutuhkan informasi mengenai produksi tanaman pangan yang akurat dan menggambarkan kondisi terkini. Salah satu informasi penting yang dibutuhkan dalam penghitungn produksi tanaman pangan adalah hasil per hektar (produktivitas) yang dikumpulkan secara rutin setiap subround melalui Survei Ubinan.
Informasi pokok yang dikumpulkan melalui Survei Ubinan adalah data produktivitas (hasil per hektar) tanaman padi sawah, jagung, kedelai, kacang tanah, ubi kayu, dan ubi jalar. Informasi pendukung lainnya yang juga dikumpulkan antara lain koordinat lokasi ubinan, jenis lahan, cara penanaman, sistem penanaman, jenis kegiatan peningkatan produksi, banyaknya benih dan pupuk yang digunakan, jenis/varietas benih yang digunakan (khusus padi dan jagung), intensitas serangan hama serta cara pengendaliannya, informasi bantuan benih, pupuk, alsintan, dan informasi kualitatif yang berkaitan dengan produktivitas. Mengingat begitu pentingnya data yang dihasilkan melalui Survei Ubinan ini, maka diperlukan pelatihan petugas yang intensif agar data yang dihasilkan benar-benar akurat.

Pelatihan ubinan dilaksanakan mulai tanggal 3-4 Juli 2018 di Hotel Kyriad Grand Master, Purwodadi Kab. Grobogan. Pelatihan ini diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) dan Petugas Penyuluh Pertanian yang menangani ubinan Stastistik Pertanian.
Pelatihan dibuka oleh Agung Wagito, S. Si, M.Si, mewakili Kepala BPS Kabupaten Grobogan.
Pelatihan pada hari pertama diisi dengan paparan materi oleh instruktur daerah mengenai tata cara pemutakhiran, konsep dan definisi, pencacahan, dan sedikit materi mengenai pengolahan. Dalam pelatihan ini juga dilakukan diskusi mengenai kasus-kasus yang mungkin terjadi di lapangan atau pengalaman-pengalaman di lapangan dalam melaksanakan survei ubinan. Pada hari kedua dilakukan tryout ubinan dengan turun langsung ke lapangan. Pada pelatihan kali ini tanaman pangan yang diubin adalah tanaman padi dan Jagung.
Survey ubinan rutin di lakukan setiap tahun dalam 3 periode, yaitu subround/SR I (periode Januari-april), SR II (periode Mei – Agustus), SR III (Periode September-Desember).


Praktek Lapangan Ubinan Padi berlokasi di Desa Kuripan Kec. Purwodadi Pelatihan Jagung berlokasi di Desa Karanganyar Kec. Purwodadi.
Diharapkan dengan adanya Pelatihan ini diperoleh informasi data yang akurat.
(Rd)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.