PERSIAPAN TANAM PADI PADA MT I DI KABUPATEN GROBOGAN

PERSIAPAN TANAM PADI PADA MT I DI KABUPATEN GROBOGAN

Petani Kabupaten Grobogan mulai membuat persemaian padi, yang nantinya akan ditanam pada Musim Tanam I tahun 2017/2018. Pesermaian yang disemai pada bulan September diharapkan pada bulan Oktober ini sudah bisa mulai ditanam.

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Dr. Sunanto, S,ST. M.P.,  mengatakan daerah barat Kabupaten Grobogan sudah mulai membuat persemaian padi untuk MT I sejak bulan yang lalu. Sampai akhir September, areal yang sudah ditanami mencapai 712 hektar, meliputi daerah irigasi Kedung Ombo yang mencakup wilayah Kecamatan Purwodadi, Penawangan, Godong dan Klambu.
Sunanto menambahkan sasaran produktivitas padi pada MT I di Kabupaten Grobogan adalah 60,60 kwi/Ha dengan luas tanam 129.443 ha sehingga diharapkan dapat diperoleh produksi padi sebesar 763.446 ton.
Peningkatan produksi padi tersebut diharapkan diiringin dengan harga yang bagus pada saat panen nanti sehingga dapat menigkatkan kesejahteraan petani.

Kabid Sarana Prasarana dan Penyuluhan Ir. Latifawati Kun Akhadiana, M.M., mengatakan, “Dalam upaya percepatan pengolahan lahan padi MT I, Dinas Pertanian telah menyediakan peminjaman traktor roda dua dan hand traktor  roda empat. Kedua jenis alsintan ini dapat dipinjam di gudang brigade alat dan mesin pertanian yang terletak di Kecamatan Wirosari dan Godong dengan jumlah 100 unit hand traktor roda dua dan  4 unit Traktor roda empat.”
Menurut Latifah, persiapan petani dalam menyongsong MT I bisa dikatakan tidak ada masalah, mulai dari kebutuhan benih, pupuk sampai pengairannya. Untuk lahan irigasi sebagian telah diairi per 15 September 2017, karena  pintu air waduk Kedung Ombo mulai dibuka.
Latifah juga menjelaskan bahwa untuk kebutuhan pupuk saat ini cukup tersedia, walaupun dalam SK Penetapan No. 29 tanggal 14 September 2017 tentang Penetapan Alokasi Pupuk bersubsidi Kabupaten Grobogan, ada beberapa macam pupuk bersubsidi terdapat pengurangan alokasinya, tetapi hal ini tidak banyak berpengaruh terhadap ketersediaan pupuk pada MT I ini. “Apalagi pada MT I ini mulai diberlakukan pemanfaatan Kartu Tani di Grobogan untuk pembelian pupuk.  Semoga dalam pelaksanaannya tidak ada kendala yang berarti” tambahnya.

Penulis : Farida

Editor : Widi

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *