Petani Desa Pengkol Belajar Pertanian Organik Melalui Sekolah Lapang

Petani Desa Pengkol Belajar Pertanian Organik Melalui Sekolah Lapang

Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan menyelenggarakan sekolah lapang pengembangan pertanian organik buat petani di Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan, Kamis (16/11/2017). Petani yang mengikuti kegiatan tersebut berada di lingkup Gapoktan Sido Mukti Desa Pengkol. Kegiatan sekolah lapang dibuka Kasi Pupuk, Pestisida dan Alsintan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Margono.

“Sekolah lapang ini sangat bermanfaat bagi para petani. Saya harap para anggota benar-benar fokus pada saat mengikuti pembelajaran dan juga saat pengamatan OPT dilapangan” ujar Margono.

Menurutnya, kegiatan sekolah lapang selanjutnya akan dijadwalkan tiap seminggu sekali mulai tanggal 16 November. Rencananya, sekolah lapang akan berlangsung selama tujuh minggu.

Dalam sekolah lapang tersebut, petani diajari cara pembuatan pupuk organik cair dan pestisida nabati (Pesnab) dengan menggunakan mikro organisme lokal (MOL) di rumah warga. Kemudian ada materi pengamatan OPT dilahan masing-masing kelompok tani.

Pembuatan pupuk organik cair menggunakan bahan baku yang mudah didapat. Yakni, dari bahan tape singkong, buah-buahan (generatif), kohe dan urine sapi (vegetatif).

“MOL sangat bermanfaat sebagai penyedia nutrisi bagi tanaman dan membantu kelancaran penyerapan unsur hara atau nutrisi oleh akar tanaman karena kandungan elektrolitnya,” jelas Gunari, POPT Kecamatan Penawangan.

PPL Desa Pengkol Jumani menambahkan, selain MOL, petani juga diajari cara membuat pestisida nabati dengan bahan baku empon-empon. Tanaman empon-empon merupakan racun tumbuhan bersifat racun syaraf pada serangga hama yang dapat menyebabkan terganggunya kinerja syaraf sehingga dapat mengakibatkan turunya nafsu dan mengurangi daya perkembangbiakan pada serangga hama.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *