Profil Kelompok Tani “Maju” Desa Winong Kecamatan Penawangan

Sejarah Berdirinya Kelompok Tani

Dusun Winong adalah salah satu  Dusun di Desa Winong Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan yang memiliki potensi dibidang pertanian yakni komoditas Padi, Kacang Hijau, Semangka dan Bawang Merah. Komoditas Padi mempunyai kontribusi ikut serta dalam melaksanakan swasembada pangan berkelanjutan dengan luas lahan 80,536 Ha maka terbentuk kelompok Tani “Maju”

Kelompok Tani “Maju”  berdiri sejak sekitar tahun 1980-an namun sampai dengan tahun 2008 kegiatan kelompok belum aktif. Setelah adanya revitalisasi kelompok tani pada tanggal 11 Oktober 2008, kelompok tani mengadakan reorganisasi pengurus. Pada saat itu petani yang masuk menjadi anggota kelompok tani ada 19 orang, seiring dengan berjalannya waktu anggota bertambah menjadi 38 orang anggota aktif hingga sekarang.

Meningkatnya jumlah petani yang masuk menjadi anggota kelompok tani karena mereka telah melihat kinerja pengurus yang makin membaik, baik dalam kegiatan usaha tani, mencari dan menyebarkan informasi kepada anggota, penyaluran saprodi serta pengembangan modalnya. Kemajuan kinerja Kelompok Tani “Maju”  disamping karena kesadaran anggota kelompok juga karena dukungan dari Kepala Desa Winong, perangkat desa serta peran serta tokoh masyarakat lainnya.

Areal Kelompok Tani “Maju”  adalah sawah irigasi tehnis sehingga komoditas utama yang diusahakan adalah Padi. Bagi anggota kelompok,  padi merupakan tanaman untuk makanan pokok utama. Sehingga dalam berbudidaya tanaman padi berusaha untuk menggunakan teknologi maupun sarana produksi yang unggul. Berbagai macam varietas telah dicoba untuk dikembangkan, sehingga dapat dipilih varietas yang diinginkan dengan kriteria produksinya tinggi, punya nilai jual yang tinggi, benihnya yang mudah didapat,  serta berumur pendek kerena untuk mengejar waktu, karena kebanyakan dari anggota berpola tanam Padi-Hortikultura-Padi- Palawija/Hortikultura.

Visi dan Misi

  • Visi

Semua pengurus dan anggota kelompok tani “Maju” memiliki Visi “ PETANI MAJU, SEJAHTERA DAN BAHAGIA.

  • Misi
  1. Membentuk petani yang bertakwa kepada Allah SWT dan taat terhadap aturan.
  2. Mengembangkan usaha agribisnis tanaman pangan dan hortikultura untuk meningkatkan produksi, dan nilai tambah dengan usaha tani secara terpadu.
  3. Meningkatkan ketrampilan budidaya dibidang pertanian dan mengembangkan usaha agribisnis.
  4. Meningkatkan kualitas kemampuan SDM anggota dan.membentuk petani yang modern.
  5. Melakukan kemitraan dengan  lembaga ekonomi

Tujuan dan Manfaat

  1. Tujuan kelompok tani
  2. Maningkatkan Pengetahuan petani Dusun Winong Desa Winong Kecamatan Penawangan khususnya Anggota Kelompok tani “Maju”.
  3. Merubah pola pikir petani Dusun Winong Desa Winong Kecamatan Penawangan khususnya Anggota Kelompok tani “Maju”.
  4. Meningkatkan Kesejahteraan petani Dusun Winong Desa Winong Kecamatan Penawangan khususnya Anggota Kelompok tani “Maju”.
  5. Manfaat yang diperoleh dari keberadaan kelompok tani
  1. Petani mendapat saprodi lebih mudah, murah dan tepat waktu
  2. Pengetahuan petani meningkat
  3. Petani mudah mendapatkan modal usaha
  4. Petani bisa meningkatkan produktivitas
  5. Pendapatan petani meningkat

 Keadaan Umum

Keberadaan Kelompok Tani

Kelompok Tani “Maju” Adalah salah satu kelompok tani yang ada di Desa Winong wilayah barat tepatnya di Dusun Winong Desa Winong Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan Propinsi Jawa Tengah dengan luas Hamparan 80,536 Ha komoditas yang diusahakan Padi, Semangka, Bawang Merah, Melon dan  Kacang hijau , Luas Pekarangan 8,850 Ha dengan 623 jiwa yang rata-rata pendidikannya SD

Keanggotaan Kelompok Tani

Keanggotaan kelompok tani diatur dalam anggaran dasar dan anggaran  rumah tangga yaitu  keanggotaan bersifat sukarela yang terdiri anggota aktif dan tidak aktif. Anggota aktif adalah petani yang menggarap sawah yang berada diareal kelompok tani “Maju”  yang telah  memenuhi persyaratan dan tugasnya dengan baik yaitu mendaftarkan diri, membayar simpanan pokok dan wajib, menghadiri pertemuan rutin berkelanjutan. Sedangkan anggota tidak aktif adalah petani yang menggarap sawah yang berada diareal kelompok tani “Maju” yang tidak memenuhi criteria anggota aktif.  Pada awal pembentukan  Kelompok Tani “Maju” pada tahun 2008 anggotanya berjumlah  19 orang, seiring perkembangannya sekarang jumlah anggota Kelompok Tani “Maju” bertambah menjadi 38 orang aktif, pada Tahun 2014 anggota aktif dan tidak aktif  298 Orang, tapi sekarang berkurang menjadi 162 orang. Hal ini dikarenakan ada yang merantau, sudah tidak menggarap sawah dan lain sebagainya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *