Rencanakan Jadi Sentra Perbenihan Umbi Mini Bawang Merah

Kepala Dipertan TPH Grobogan Edhie Sudaryanto mengungkapkan, keberhasilan mengembangkan bawang merah melalui biji atau (TSS) di Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo akan ditindak lanjuti dengan upaya yang lebih serius. Yakni, Kabupaten Grobogan direncanakan akan dijadikan sentra perbenihan umbi mini bawang merah.

“Meski kita masih awam masalah budidaya bawang merah namun keberhasilan ini harus dijadikan tonggak untuk maju. Salah satu upaya yang sangat memungkinkan untuk dilakukan adalah membuat sentra perbenihan umbi mini dulu,” ungkapnya.

Edhie menjelaskan, bawang merah yang berhasil ditanam dan dikelola kelompok tani Margo Soto Desa Brabo itu memang baru menghasilkan umbi mini. Yakni, butiran bawang merahnya ukurannya kecil karena jarak tanamnya rapat. Nantinya, hasil panen ini akan dikembangkan lagi menjadi benih dengan cakupan areal penanaman yang lebih luas.

“Bawang merah yang dipanen ini sudah bisa dikonsumsi, tetapi sayang sekali kalau dimakan karena tingkat kemurniannya masih sangat tinggi. Untuk keperluan konsumsi sebaiknya dari hasil penanaman generasi ketiga atau keempat,” tambahnya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jateng Moh Ismail Wahab menyatakan sangat mendukung rencana untuk menjadikan Grobogan sebagai sentra umbi mini. Menurutnya, dengan keberhasilan panen bawang merah yang ditanam dengan biji saat ini sangat memungkinkan menjadikan Grobogan sebagai sentra umbi mini.

“Kami dari BPTP Jateng akan membantu semaksimal mungkin rencana pengembangan sentra umbi mini ini. Terlebih lagi, kami melihat semangat petani disini untuk menanam bawang merah sangat tinggi,” katanya (Dani/C4)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *