Percepat Tanam Padi, Petani di Penawangan gunakan Sistem Persemaian Methuk

PENAWANGAN – Sambut MT I, Petani di Penawangan Siapkan Persemaian Sistem Methuk.
Aktivitas menyambut datangnya musim tanam pertama (MT I) tahun 2017/2018 mulai terlihat di sejumlah areal persawahan. Antara lain di Desa Winong, Penawangan, dan Desa Ngeluk yang berada di Kecamatan Penawangan.
Para petani di desa tersebut, sebagian besar sudah mulai mempersiapkan persemaian padi untuk kebutuhan MT I. Pembuatan persemaian dilakukan dengan sistem methuk (jemput bola).
Sistem ini dinamakan Methuk karena sebelum air irigasi datang, para petani sudah lebih dulu mengairi lahan sawahnya. Untuk pasokan airnya diambilkan dari air Sungai Lusi yang disedot menuju lahan sawah menggunakan mesin pompa.
Persemaian sistem methuk, salah satunya dilakukan oleh petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Rejo, Desa Penawangan. Para petani membuat persemaian mulai hari ini, Selasa (19/9/2017) hingga beberapa hari mendatang.
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Penawangan Krstiono, SP menyatakan, wilayah pengairan pintu S2 baru dipasok air mulai 15 september lalu. Sedangkan pasokan air melalui pintu S1 baru dibuka pada tanggal 1 oktober mendatang.
Dengan kondisi seperti itu, sejak beberapa hari lalu, sebagian petani berinisiatif menyedot air dari sungai Lusi menggunakan pompa untuk dialirkan ke lahan pertanian. Air yang diambil dari sungai Lusi ini tujuan utamanya digunakan membuat persemaian.
Sampai saat ini, sudah ada persemaian sekitar 15 persen dari luasan total satu kecamatan atau persemaian untuk luasan tanam padi 375 hektar.
“Persemaian sistem methuk ini dilakukan agar petani bisa segera tanam ketika air dari saluran irigasi datang. Dengan cepat tanam, harapan selanjutnya petani bisa dapat harga jual yang bagus karena panen lebih awal,” jelasnya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *