Tugas Pokok dan Fungsi

FUNGSI

  • penyusunan program kerja di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • perumusan kebijakan teknis di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • penyelenggara urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • pelaksanaan pembinaan, bimbingan teknis, pengawasan dan pengendalian teknis dan pelaksanaan kegiatan Dinas;
  • penanggung jawab pelaksanaan kegiatan di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan, sarana dan prasarana serta ketatausahaan Dinas;
  • pemberian rekomendasi perijinan bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan UPTD dan kelompok jabatan fungsional; dan
  • pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.

TUGAS POKOK

Uraian Tugas Jabatan Kepala Dinas terdiri dari :

  • menyusun program kerja Dinas;
  • menyusun rencana kegiatan operasional Dinas berdasarkan program kerja serta hasil evaluasi tahun sebelumnya sebagai acuan pelaksanaan kegiatan;
  • melaksanakan perumusan kebijakan teknis di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • melaksanakan kegiatan penyusunan pedoman pembinaan dan petunjuk teknis kebijakan di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura serta penatausahaan dinas;
  • melaksanakan koordinasi di lingkungan kerjanya agar diperoleh keterpaduan kerja dan menghindari tumpang tindih pekerjaan;
  • menyusun perumusan kebijakan dengan cara mempelajari peraturan perundang-undangan bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura dalam rangka penetapan kebijakan dan pengembangan budidaya pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • melaksanakan sosialisasi dan pembinaan kebijakan di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • melaksanakan kebijakan daerah dan pelayanan umum di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura;
  • melaksanakan pemeliharaan hubungan kerja dengan instansi lain dalam lingkungan kerjanya;
  • mengarahkan penyelesaian permasalahan bawahan dalam melaksanakan kegiatan melalui rapat teknis, pembahasan bersama instansi terkait, penelitian kembali agar penyelesaian masalah dapat berjalan sesuai dengan ketentuan;
  • memberikan petunjuk, pendistribusian tugas dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan berdasarkan laporan dari bagian/bidang/sub bagian/seksi serta hasil kerja bawahan dan bahan masukan lainnya sebagai pengembangan program yang akan datang;
  • melaksanakan pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan kegiatan UPTD;
  • melaksanakan sistem dan pola tanam tanaman pangan dan hortikultura;
  • melaksanakan pembinaan kepada petani, kelompok tani tanaman pangan dan hortikultura;
  • melaksanakan sosialisasi benih unggul tanaman pangan dan hortikultura dan pestisida untuk pemberantasan hama tanaman;
  • melaksanakan gerakan pemberantasan tikus, hama tanaman untuk peningkatan produktivitas hasil pertanian dan hortikultura;
  • mengupayakan peningkatan produksi pangan dari hasil tanaman petani, cara penyimpanan dan sistem distribusi dan pemasarannya;
  • melaksanakan pemantauan harga pupuk dan pestisida untuk tanaman pertanian dan hortikultura;
  • melaksanakan koordinasi dengan lembaga/dinas instansi terkait untuk penyelenggaraan pola tanam, sistem tanam dan optimalisasi produksi pertanian;
  • melaksanakan kerjasama dengan lembaga terkait, yang bergerak di bidang pertanian tanaman pangan dan hortikultura demi kemajuan produksi pangan;
  • melaksanakan pembinaan kebijakan teknis kepada pejabat fungsional di lingkungan Dinas;
  • menyusun Rencana Strategis (Renstra) dan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip) sebagai pertanggungjawaban kinerja aparatur sesuai visi, misi dan tujuan organisasi;
  • menyusun bahan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) dan bahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati sesuai tugas dan fungsinya.
  • melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan kepada atasan sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;
  • memberikan penilaian kepada bawahan dengan DP3 untuk mengetahui prestasi dan dedikasi bawahan;
  • menyusun laporan keuangan yang terdiri dari realisasi anggaran, penyusunan neraca, arus kas dan catatan atas hasil laporan keuangan;
  • menyusun penetapan indikator kinerja kegiatan;
  • menyampaikan saran kepada atasan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan; dan
  • melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.